Penandatangan Nota Kesepahaman antara Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Universitas Sam Ratulangi

Penandatanganan Nota Kesepahaman Antara Universitas Sam Ratulangi dan Lembaga Penjamin Simpanan Hari Selasa tanggal 1 Februari 2018 bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsrat Manado. Penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Ketua Dewan Komisioner LPS Dr. Halim Alamsyah dan Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA.

Keputusan Menristekdikti No.299 Tahun 2017

Sehubungan dengan telah ditetapkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 299/M/KPT/2017 tentang Penanggung jawab Proyek Kerja Sama Pembangunan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) bersama ini disampaikan Salinan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 299/M/KPT/2017

Renstra Unsrat 2015-2019

Universitas Sam Ratulangi memiliki Rencana Strategis (RENSTRA) yang telah disusun dan disepakati oleh jajaran manajemen universitas. Renstra ini menjadi panduan universitas dalam menjalankan visi dan misi universitas.

Didalamnya terdapat ekspektasi keberhasilan universitas setiap tahunnya. Selain itu, dalam renstra ini juga terdapat strategi pencapaian tujuan universitas beserta indikator keberhasilan yang digunakan sebagai standar penilaian keberhasilan dari proses yang dijalankan. Dalam menentukan strategi dan menentukan indikator keberhasilan ini, UNSRAT telah mempertimbangkan dengan cermat nilai dasar, kondisi internal dan eksternal, baik dalam perspektif regional maupun internasional.

Dokumen Referensi:

https://bpsi.unsrat.ac.id/wp-content/uploads/2017/12/PERMEN-NO.50-TH-2017-RENSTRA-KEMENRISTEKDIKTI-TH-2015-2019.pdf

https://bpsi.unsrat.ac.id/wp-content/uploads/2017/12/Lampiran-Permen-No.50-RENSTRA-Unsrat-2015-2019.pdf

Penandatangan MOU BPOM dan Universitas Sam Ratulangi

Sarasehan Badan POM RI sekaligus dengan Penandatangan MOU BPOM dan Universitas Sam Ratulangi dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2017 di Sintesa Peninsula Hotel, Manado. MOU ditandatangi Oleh Kepala BPOM Republik Indonesia Ibu. Dr. Ir. Penny Kusumastuti Lukito, MCP dan Rektor Universitas Sam Ratulangi Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, M.Sc, DEA. Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Ibu Penny K. Lukito dalam sambutannya mengatakan : Tantangan terkait dengan pengawasan obat dan makanan kita harus hadapi dengan 3 hal : 1.Aspek Pencegahan. 2.Aspek Deteksinya. 3.Aspek Responnya.
Badan pengawas abat dan makanan tidak bisa bekerja sendiri karena harus bekerjasama dengan lintas sektor yang terlibat dengan segenap komponen bangsa, perguruan tinggi, komunitas dan pelaku usaha serta pemerintah daerah.